Arti Kata
Silakan ketik kata dalam bahasa Minang yang ingin Anda cari atau klik huruf untuk melihat daftar kata sesuai urutan.
A
- aco
- a.co n tempat pemulaan main atau melepas, biasanya dalam permainan (main kelereng, menembak, dsb)
- ameh
- a.meh /améh/; sa.a.meh n ukuran berat satu emas yang sama dengan 1/16 tail atau 8 sago atau 21/2 gram
- ampek
- am.pek num empat
- ampu
- am.pu n ibu jari (kaki atau tangan); babanak ka – kaki, ki tidak mau tahu dengan yang benar dan yang salah; — kunyik sunti kunyit
B
- bansi
- ban.si n 1 alat musik tiup sejenis seruling bambu dengan empat sampai tujuh lubang; 2 suling dari batang padi
- baraguak
- ba.ra.guak v diteguk: baa kok baraguak se aia kopi nan sadang angek tu, mengapa kopi yang panas itu langsung diteguk saja?
- baraik
- ba.raik n mata angin yang arahnya berlawanan dengan timur; arah tempat matahari terbenam: matoari alah condong ka baraik, matahari sudah condong ke barat
- baruah
- ba.ruah n 1 bagian bawah: tingganyo di baruah bukik, tinggalnya di kaki bukit; 2 hilir: kayu tu anyuik ka baruah, kayu itu hanyut ke hilir
- batang
- ba.tang n 1 bagian tumbuhan yang berada di atas tanah, tempat tumbuhnya cabang dan ranting (pada tumbuhan berkeping satu tempat melekatnya pelepah daun): — cubadak, pohon nangka; — pisang, pohon pisang;
- bilau
- bi.la.u n sejenis tepung (bubuk) berwarna biru yang biasanya dimasukkan ke dalam air cucian agar kain cucian berwarna putih menjadi kebiru-biruan; belau: — ko gunonyo untuak parandam baju sakolah ang, belau ini gunanya untuk merendam baju sekolahmu
- binjek
- bin.jek /binjék/ v angkat dengan jari tangan;
C
- cakak
- ca.kak n seukuran pertemuan ujung ibu
- cawan
- ca.wan n 1 cangkir (ada yang bertelinga ada yang tidak); 2 mangkuk untuk makan nasi, dsb;
- cegek
- ce.gek /cégék/ n kemiri
ba.ce.gek v permainan dengan buah kemiri: anak-anak kini indak tau ~ lai doh, anak anak sekarang tidak kenal lagi dengan permainan yang menggunakan buah kemiri
- ciek
- ciek /ciék/ num satu: bara durian ko —?, berapa harga durian ini satu?
- cilok
- ci.lok n permainan anak-anak yang boleh memukul apabila lawannya lengah
- congkak
- cong.kak n alat permainan yang terbuat dari kayu, bentuk seperti perahu, diberi lubang tujuh pasang, dan di ujung kiri dan kanan diberi masing-masing satu lubang yang lebih besar untuk menempatkan buah (kucing kucing, batu, dsb)
- cupak
- cu.pak n takaran untuk beras dsb, terbuat dari bambu atau kayu, jumlah isinya berbeda antara satu nagari dan lainnya (di Tanah Datar 1 cupak sama dengan ¼ gantang sedangkan di tempat lain sama dengan ½ gantang, 1 gantang sama dengan 2 liter)
D
- darek
- da.rek /darék/ n 1 darat, lawan laut: urang karam di lauik ambo karam di darek, orang karam di laut, saya karam di darat; 2 daerah pedalaman, sebagai lawan dari daerah pantai atau rantau (wilayah darek atau darat di Minangkabau Tanah Datar, Agam, dan 50 Kota)
- den
- den — den pacik arek, pb orang yang memegang teguh amanah dari orang lain; — nan bauntuak, hak nan bapunyo, pb pembagian harta yang telah ditentukan untuk masing-masing yang berhak, terutama harta kaum
- dora
- do.ra; dora-dora n permainan menggelindingkan roda-roda dengan tangan atau sepotong kayu: inyo main ~ jo kawannyo, dia bermain roda-roda dengan kawannya
- dore
- do.re /doré/ n permainan anak-anak perempuan dan laki-laki di Minangkabau, yang biasanya diadakan pada sore hari sebelum Magrib, dalam permainan ini, setelah melemparkan sebuah gundu ke dalam satu petak, para pemain berjingkat-jingkat dengan sebelah kaki dalam setiap langkahnya dan dilakukan secara berulang-ulang sampai permainan selesai (secara garis besarnya dikenal empat bentuk, yaitu main dore tak cincin, main dore rok, main dore petak, main dore abang)
- duduik
- du.duik v hirup; isap (tentang air minum, rokok, dsb): aia angek tu nyo duduik saketek-saketek, air panas itu dihirupnya sedikit-sedikit;
ba.du.duik v dihirup: baa kok baduduik se kopi angek tu?, mengapa dihirup saja kopi yang masih panas itu?;
man.du.duik v menghirup; menghisap; merokok: lidahnyo malatua dek manduduik kopi angek, lidahnya melepuh karena menghirup kopi panas
E
- eto
- e.to /éto/ n satuan ukuran sepanjang lengan bawah, sama dengan ¼ depa (dari siku sampai ke ujung jari tengah); hasta: panjang kain ko sabaleh —, panjang kain ini sebelas hasta; bak bakain tigo –, pb penghasilan yang tidak memadai
G
- ga.maik
- gamaik n musik Melayu tempo dulu, yang berkembang cukup pesat di daerah pesisir
- gadang
- gadang a besar:
- gadiek
- ga.diek /gadiék/; ta.ga.di.ek v terinjak atau terpijak pada sesuatu dan hampir terjatuh: ampia ~ den di jambatan tu, saya hampir jatuh di jembatan itu
- galigo
- ga.li.go; mang.ga.li.go v mengaduk: alah mandatiang suaro sendok baradu dek manggaligo kopi jo gulo, sudah berdenting suara sendok beradu krn mengaduk kopi dengan gula
- ganggam
- gang.gam n kepalan atau cengkeraman tangan pada waktu keadaan memegang; genggam;
- garubuak
- ga.ru.buak; ta.ga.ru.buak v 1 terjatuh masuk ke dalam lubang; terperosok: anak tu ~ masuak ka lubang di muko rumahnyo, anak itu terperosok ke lubang di depan rumahnya; 2 ki terjatuh ke dalam keadaan yang sukar; 3 ki terjebak (dalam perangkap atau jebakan musuh)
- genggong
- geng.gong /génggong/ n alat musik seperti harmonika mulut, terbuat dari bambu, kayu, pelepah enau atau logam, dilengkapi dengan lidah-lidah getar, dimainkan dengan menarik-narik tali yang dihubungkan dengan lidah-lidah getar pada alat itu, dengan mulut sebagai resonator
- gitar
- gi.tar n alat musik yang terbuat dari kayu, berleher panjang, berdawai enam atau lebih, dan dimainkan dengan cara dipetik; gitar
- goni
- go.ni n 1 serat dr tumbuh-tumbuhan yang dibuat karung dsb; Corchorus capsularis; 2 karung yang terbuat dari serat goni
- gurabai
- gu.ra.bai; ta.gu.ra.bai v keadaan hampir jatuh, dalam keadaan memanjat karena pegangan lepas atau berpijak licin: ampiang ambo — di batang karambia, saya hampir terjatuh dari pohon kelapa
- guranyak
- gu.ra.nyak; taguranyak v jatuh terhenyak ke tempat basah: abak ambo — tiko jalan di pamatang sawah, bapak saya jatuh terhenyak ketika jalan di pematang sawah
- guruih
- gu.ruih n gros; 12 lusin; 144 buah;
I
- iciah
- i.ciah; ba.i.ciah v diiris: alah ~ sayua tu?, apakah sayur itu sudah diiris?
- ijau
- i.jau n warna dasar yang serupa warna daun; hijau
- ilia
- i.lia n bagian sungai sebelah muara; hilir: bak biduak dikayuah ilia, pb lancar tanpa gangguan: bak maampang aia ilia, pb suatu pekerjaan yg sia-sia; surang ka ilia surang ka mudiak, pb tidak berkesesuaian
- incek
- in.cek n biji; butir; buah; cubadak, biji cempedak
J
- jalapuik
- ja.la.puik v jelepak (jatuh ke belakang, terlentang atau terduduk)
- jarambin
- ja.ram.bin; ta.ja.ram.bin v jatuh terbanting (seperti sapi yang akan disembelih, dijatuhkan setelah diikat keempat kakinya)
- jirangkang
- ji.rang.kang; ta.ji.rang.kang v jatuh tertelentang dengan kaki ke atas: ambo ~ di kamar mandi dek lantainyo alia, saya terjerengkang di kamar mandi karena lantainya licin
K
- kacapi
- ka.ca.pi n kecapi; alat musik petik tradisional yang berdawai (bersenar) tiga, lima, enam, dsb, tidak bergaris nada, dimainkan dengan jari
- kakek
- 1ka.kek /kakék/ a 1 pekat; likat atau kental: sabana kakek kopinyo, kopi ini benar-benar pekat; 2 tidak encer (tentang minuman, kuah, cat, lumpur dsb); 3 keras (tentang kopi dsb); 4 tidak jernih (tentang air)
- kalek
- ka.lek a warna kehitam-hitaman (seperti kulit manggis): jangek anaknyo agak —, kulit anaknya agak kehitam-hitaman
- kalimbajo
- ka.lim.ba.jo a kelabu kehitam-hitaman (warna besi baja)
- kasuih
- ka.suih; ba.ka.suih v cara mengundi dengan mengadu jari untuk menentukan siapa yang menang akan bermain dahulu, dsb (biasanya dalam permainan anak-anak); bersuten: anak-anak tu ~ sia nan ka dulu mulai main, anak-anak bersuten dahulu untuk menentukan siapa yang akan memulai permainan
- kasumbo
- ka.sum.bo n 1 pohon kecil, tinggi 8 m, bijinya menghasilkan zat pewarna yang warnanya merah jingga; pacar keling; kesumba; 2 warna merah tua; merah menyala
- katapel
- ka.ta.pel /katapél/ n ketapel, alat permainan anak-anak untuk menembak burung, gagangnya dibuat dari dahan bercabang dua yang pada kedua ujungnya diikatkan tali karet, kedua ujung tali karet diikatkan pada kulit selebar 3—4 cm, gunanya untuk melontarkan batu kecil
- kati
- ka.ti n kati, timbangan ukuran berat satu pikul = 100 kati = 61,75 kg = 16 tahil
- kati-kati
- ka.ti-ka.ti n jungkat-jungkit; sejenis permainan anak-anak
- kauik
- ka.uik; ba.ka.uik v dikaut; diraup: lah ~ bareh nan taserak tu?, apakah beras yang terserak itu telah dikaut?;
- kawa
- 2ka.wa n kopi yangg terbuat dari serbuk daun kopi yang dijerang; kopi daun: inyiak ambo suko minum kawa, kakek saya suka minum kopi daun
- kodi
- ko.di n satuan jumlah 20 potong, helai
- kongkang
- kong.kang; ta.kong.kang v jatuh telentang dengan kaki ke atas: inyo ~ di bawah janjang, dia jatuh tertelentang di bawah tangga
- kopi
- ko.pi n 1 serbuk kopi; 2 pohon yang banyak ditanam di Asia, Amerika Latin, dan Afrika, buahnya digoreng dan ditumbuk halus untuk bahan pencampuran minuman; Coffea; 3 buah (biji) kopi; 4 minuman yang bahannya serbuk kopi: molah kito minum
kopi dulu, marilah kita minum kopi; mandapek kopi indak bagulo, ki mendapat makian; minum kopi paik, ki mendapat teguran keras
- kucapi
- ku.ca.pi n alat musik petik tradisional yang berdawai (bersenar) tiga, lima, enam, dsb, tidak bergaris nada, dan dimainkan dengan jari: babunyi rabab jo kucapi, berbunyi rebab dan kecapi
- kulabu
- ku.la.bu n warna antara hitam dan putih, seperti warna abu; abu-abu
- kuncik
- kun.cik n (sebutan untuk) pemain yang beruntung meraup sisa taruhan dalam permainan gundu
- kuniang
- ku.niang n kuning; arok dek — kuah kambeh, cangkuak tarumbuak ditinggakan, pb seseorang yang hanya melihat tampilan luar ketika melihat sesuatu yang sebenarnya baik, tetapi tampilannya kurang bagus, ia tinggalkan
- kurau
- ku.rau n warna yang tidak putih lagi seperti asli, mendekati kelabu kekuning-kuningan
L
- lauik
- 1la.uik n 1 kumpulan air asin (dalam jumlah yang banyak dan luas) yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulau; laut; 2 ki, manis; bagus: baju ko agak lauik saketek, baju ini lumayan bagus
- lepoh
- le.poh /lépoh/; ma.nga.le.poh v jatuh meringkuk; tergelincir masuk lumpur, seperti berkubang
- limbayuang
- lim.ba.yuang n salah satu jenis warna; violet
- liolo
- li.o.lo n alat musik tiup jenis klarinet yang dibuat dari kayu atau buluh; serunai, serdam
M
- maanok
- ma.a.nok v mengendap; sabuak kopi maanok di ikua galeh, serbuk kopi mengendap di dasar gelas
- malayu
- ma.la.yu n nama salah satu suku di Minangkabau: inyo urang malayu, sukunya Melayu; malayu kopi daun ejekan Belanda terhadap semua orang Indonesia
- mancik-mancik
- man.cik-man.cik n sejenis permainan anak-anak yang dimainkan oleh 3 orang atau lebih, satu orang menjadi kucing, yang bertugas mencari teman yang lain yang dianggap sebagai tikus; petak umpet
- mayan
- ma.yan n satuan ukuran berat emas sama dengan 1/16 bungkal; mayam
- merah
- me.rah n warna dasar yang serupa dengan warna darah: tadi inyo mamakai baju warna —, dia tadi memakai baju warna merah
- mudiak
- mu.diak v 1 ( berlayar, pergi) ke udik (hulu sungai, pedalaman); mudik: ambo mandayuang ka mudiak, saya mendayung perahu menuju hulu; 2 pulang ke kampung halaman; ambo barancana mudiak rayo nan ka tibo ko, lebaran besok saya berencana pulang kampung
N
- nas
- nas n sebutan anak-anak ketika minta waktu dalam bermain (keluar atau istirahat dalam permainan)
P
- paduak
- pa.duak n permainan anak-anak melemparkan kemiting masuk ke dalam lubang yang disediakan
- pajak
- 2pa.jak n kedai; warung: adiak pai mambali lado ka pajak Uniang, adik pergi membeli cabai ke kedai Uniang; pajak kopi warung kopi
- palantiang
- pa.lan.tiang n 1 ketapel; alat permainan anak-anak untuk menembak burung; 2 alat untuk membuat sesuatu terpelanting, biasanya, berupa alat sederhana terbuat dari kayu panjang yang direngkuh, biasanya digunakan untuk membungkukkan atau menghadang babi di kebun
- pangacok
- pa.nga.cok n kue dsb, pelengkap minum teh atau kopi
- parok
- pa.rok; ma.ma.rok v membayar kekalahan dalam permainan sebelumnya
- penda
- pen.da /pénda/ n nama permainan dengan buah kemiri, kelereng, atau batu
- pingai
- pi.ngai n warna putih atau kuning muda
- pinjik
- pin.jik n memungut (mengambil) dengan dua ujung jari atau sejenisnya; jumput;
- puhun
- pu.hun; ba.pu.hun v berasal; bersebab: buah ~ dr putiak, buah berasal dr putik; kok ujan puhun, paneh barasa, pb sesuatu
ada penyebabnya
- putiah
- pu.tiah n warna putih: inyo pakai baju — , dia memakai baju berwarna putih
R
- rabab
- ra.bab n alat musik gesek menyerupai biola bertali dua atau tiga, biasanya digesek dengan cara ditegakkan di lantai dan penggeseknya berada di belakang alat musik itu; rebab;
bialah rabab nan manyampaikan, ki perkataan seseorang ketika sudah tidak lagi menemukan kata-kata untuk mengungkapkan sesuatu;
rabab darek rebab yang terdapat di daerah Payakumbuh, badannya terbuat dari kayu nangka, mempunyai dua buah tali;
rabab Pariaman rebab yang terdapat di daerah Pariaman, badannya terbuat dari bahan tempurung kelapa, sedangkan tangkai dari talang, mempunyai tiga buah tali
- ragai
- ra.gai; ta.ga.ra.gai v terjatuh atau terlepas dari pegangan pada dahan yang patah dsb
- rambau
- ram.bau; ta.ram.bau v jatuh tertelungkup: inyo ~ masuak banda, dia jatuh tertelungkup ke dalam parit; bendi patah kudo ~, pb nasib malang yang bertubi-tubi
- rono
- ro.no n warna
S
- sabatang
- sa.ba.tang n satu batang;
- sacakak
- sa.ca.kak n satu cekak; secekak
- sacawan
- sa.ca.wan num satu cawan: inyo makan ~, dia makan nasi secawan
- sacupak
- sa.cu.pak n satu cupak: ambiak an bareh dari embe tu ~, ambilkan beras dari ember itu secupak;
- sadulang
- sa.du.lang n satu dulang: inyo mantaan pabukoan ~ se, dia mengantarkan makanan untuk berbuka hanya satu dulang
- saeto
- sa.e.to num satu hasta; mancari nan ~ sajangka, pb menyelidiki jauh dekatnya hubungan kerabat; diagiah sajangka nak ~, diagiah ~ nak sadapo, pb diberi sedikit, lalu minta lebih banyak lagi
- saganggam
- sa.gang.gam n 1 sebanyak yang dipegang dengan kepalan tangan; segenggam; nyo masak bareh nan ~ tu, ia masak beras yang segenggam itu; 2 jumlah angka yang bernilai 5 (5, 50, 500, dsb): anaknyo alah ~, anaknya sudah lima orang; ~ piciang, ki sesuatu yang diperoleh dengan sekejap mata, dipertahankan, dan tidak dibiarkan terlepas lagi;
- sagoni
- sa.go.ni n satu goni: lah ~ cangkeh nyo nan kariang, cengkeh keringnya sudah satu karung goni
- saguruih
- sa.gu.ruih n satu gros: agiah ambo buku gambar ~, saya membeli satu gros buku gambar
- saiciah
- sa.i.ciah n satu kali iris: ~ se lah putuih dagiang tu, satu kali iris saja daging itu sudah putus
- saincek
- sa.in.cek n satu biji: indak masak ~ juo, tidak ada satu butir pun yang masak
- sakaleang
- sa.ka.leang n satu kaleng; sekaleng: amak paralu pitih untuak mambali ~ susu, ibu perlu uang untuk membeli sekaleng susu
- sakaruang
- sa.ka.ruang num satu karung; sekarung: ambo mambali bareh ~, saya membeli beras sekarung
- sakatidiang
- sa.ka.ti.diang n seketiding, satu ketiding: etek manjungjuang padi ~, etek mengangkat padi seketiding
- sakauik
- sa.ka.uik n sekaut; satu kaut: baolah kamai bareh tu agak ~, bawalah ke sini beras itu agak sekaut
- sakauik
- sa.ka.uik n sekaut; satu kaut: baolah kamai bareh tu agak ~, bawalah ke sini beras itu agak sekaut
- saketek
- sa.ke.tek n sedikit: agiah ~ surang, beri seorang sedikit
- sakilo
- sa.ki.lo n satu kilo: bara gulo ~?, berapa gula sekilo?
- sakodi
- sa.ko.di n satu kodi
- sakonco
- sa.kon.co n sepermainan: indak ~ inyo jo awak do, dia tidak sepermainan dengan kita
- sakotak
- sa.ko.tak n satu kotak: ~ se ambo diagiahnyo, jadi tu!, cukup satu kotak saja untuk saya
- salampih
- sa.lam.pih n satu lapis; kapan ~ indak bisa nyo mambalian do, kain kafan selapis saja tidak sanggup ia membelikan
- salatan
- sa.la.tan n selatan; arah mata angin: angin salatan, angin selatan
- salayang
- sa.la.yang n sekilas; selayang; tipis; picak ~ bulek sagoloang, pb seiya sekata
- saluang
- sa.luang n alat musik tiup tradisional Minangkabau terbuat dari bambu, yang ditiup pada salah satu ujungnya; salung;
batungkek saluang, ki sudah bongkok karena tuanya;
saluang selah nan ka manyampaian, ki ungkapan karena sesuatu yang tidak mungkin disampaikan;
saluang api alat untuk meniup tungku api yang terbuat dari potongan bambu sepanjang kira-kira 40 cm;
- samangkuak
- sa.mang.kuak n satu mangkok; semangkok: sayua nan duo mangkuak tadi tingga ~ lai, sayur yang dua mangkok tadi, sekarang tinggal satu mangkok
- sanabu
- sa.na.bu n sebiji; satu biji
- sangenek
- sa.nge.nek /sangénék/ a sedikit: inyo paralu simin – lai, dia perlu semen sedikit lagi
- saonggok
- sa.ong.gok n satu onggok: inyo mambali ~ lado, ia membeli seonggok cabai
- saparampek
- sa.par.am.pek n satu dari empat bagian yang sama banyak
- sapeti
- sa.pe.ti n satu peti: kain tu tamuek ~ mah, kain itu dapat disimpan dalam satu peti
- sapinjik
- sa.pin.jik n 1 sejumput; 2 ist aleknya besar nan ~ hak mamak, nan saganggam hak kamanakan, ki hak mamak adalah menerima laporan dan memutuskan sebuah perkara, sedangkan hak kemenakan adalah menguasai dan memiliki
- sapiriang
- sa.pi.riang n 1 sepiring; satu piring: anak tu makan ~ gadang, anak itu makan sepiring besar
- sarenjeng
- sa.ren.jeng num satu jenjeng: ambo mambali rambutan ~, saya membeli rambutan satu jinjing
- sarunai
- sa.ru.nai n alat musik tiup jenis klarinet yang dibuat dari kayu; serunai:
sayuik-sayuik sampai buni sarunai tu, bunyi serunai itu sayup-sayup sampai
- sasikek
- sa.si.kek n satu sisir pisang: bara pisang ko ~ mak?, berapa harga pisang ini satu sisir, bu?
- sasukek
- sa.su.kek n satu sukat; dek inyo nan ~ ampek gantang sajo, pb ia mengatakan apa yang sebenarnya; nan ~ indak ka jadi sagantang, pb seseorang yang ditakdirkan berumur panjang tidak akan cepat meninggal
- sasumpik
- sa.sum.pik n satu sumpit: ado ~ lai padi di dalam gudang mah, masih ada padi satu sumpit lagi di dalam gudang
- satabuang
- sa.ta.buang n satu tabung: lamang ~ matah, lemang setabung mentah
- satalam
- sa.ta.lam n satu talam: lai abih kue nyo ~, kuenya sudah habis satu talam
- satekoang
- sa.te.koang n satu takaran
- satungkuih
- sa.tung.kuih n satu bungkus: agiah nasi ramas ~, beri satu bungkus nasi rames
- saujuang
- sa.u.juang n seujung: amak maagiah garam ~ sendok teh ka dalam gulai ayam, ibu memberikan garam seujung sendok teh ke dalam gulai ayam; ~ abuak, ki sedikit sekali; ~ kuku, ki sedikit sekali
- sauleh
- sa.u.leh n seulas; bak limau masak sauleh, pb dikatakan tentang kepandaian seseorang yang melebihi saudara-saudaranya yang lain; bibianyo limau ~, ki bibirnya amat bagus
- simbang
- sim.bang n permainan dengan melambung-lambungkan (batu, biji-bijian, manik)
- suliang
- su.liang n suling; seruling; alat musik tiup: pak gaek tu santiang mambuek suliang, bapak tua itu pintar membuat suling
- sungia
- su.ngia; ta.su.ngia v jatuh terjerembap dengan mulut atau kepala lebih dulu: paja ketek tu jatuh ~ ka lanyah, anak kecil itu jatuh terjerembap ke tanah becek
T
- taampeh
- ta.am.peh v terempas: adiak jatuah, kapalonyo ~ ka bantu, adik terjatuh, kepalanya terempas ke batu
- taanyak
- ta.a.nyak v terduduk seakan-akan jatuh ke tempat duduk, dsb; terenyak: pak gaek ~ di lantai dek talondong cucunyo, pak tua terenyak di lantai karena terdorong oleh cucunya
- taayak
- ta.a.yak v 1 terjatuh dan tidak berdaya bangkit; 2 tergeletak: inyo lah ~ se sudah kanai tinju, dia tergeletak karena kena tinju
- taduduak
- ta.du.duak v terduduk: anak ketek tu jatuah ~ di bawah janjang rumahnyo, anak kecil itu jatuh terduduk di bawah tangga rumahnya
- tagalincia
- ta.ga.lin.cia v tergelincir: adiak jatuah ~ di jalan nan licin, adik jatuh tergelincir di jalan yang licin; ~ di alu, tagulimpang di dadak, taambek bakeh lalu, di aliah tampek tagak, pb kepintaran dalam memanfaatkan keadaan yang sulit untuk mencapai tujuan
- tagarejai
- ta.ga.re.jai v 1 terlepas pegangan atau pijakan sehingga jatuh
- tagarujuah
- ta.ga.ru.juah v tergelongsor; terjatuh bersama-sama: ~ kami basamo-samo ka dalam lubang, kami terperosok bersama-sama ke dalam lubang
- tagolek
- ta.go.lek v terbaring; terguling; terjatuh: oto mamak ambo ~ masuak jurang, mobil paman saya terguling masuk jurang; ~ di nan data, pb mendapat kecelakaan pada tempat yang tidak disangka
- taguliang-guliang
- ta.gu.liang-gu.liang v terguling-guling (berulang kali): ambo jatuah ~ wakatu manurun lambah, saya jatuh tergulingguling sewaktu menuruni lembah;
- tagurajai
- ta.gu.ra.jai v (keadaan) tidak jadi jatuh karena langkah kaki yang tidak mulus, benda yang dipijak kaki yang satu terban, ambruk, sedang kaki yang lain sudah lepas dari bahaya; alun malangkah lah ~, ki belum apa-apa sudah dapat rintangan
- tajangkang
- ta.jang.kang v terjatuh: inyo ~ di tangah jalan, ia jatuh terlentang di tengah jalan
- tajarambok
- ta.ja.ram.bok v terjerembap: inyo jatuah ~ di pamatang sawah, dia jatuh terjerembap di pematang sawah
- tajarungku
- ta.ja.rung.ku v 1 jatuh tertelungkup; 2 roboh
- tajilapak
- ta.ji.la.pak v jatuh terlentang: dek paniang, ~ urang tu di jalan, karena pusing, orang itu jatuh tertelentang di jalan
- takangkang
- ta.kang.kang v terkangkang; terbuka luas atau lebar (tentang kedua belah kaki): anaknyo jatuah ~, anaknya jatuh terkangkang
- takarampang
- ta.ka.ram.pang v jatuh dengan kedua kaki terserempang pada sesuatu (pohon, batu, dsb)
- talabuak
- ta.la.buak v (tidak sengaja) terjatuh (orang atau lainnya dari tempat semestinya): buku tu ~ dari raknyo, buku itu terjatuh dari raknya
- talapoh
- ta.la.poh v terjatuh: talua tu ~, telur itu terjatuh
- talayok
- ta.la.yok v terlayap (terbang dan jatuh ke tanah): kain di jamuran tu ~, kain di jemuran itu jatuh ke tanah diterbangkan angin;
- talempong
- ta.lem.pong /talémpong/ n alat musik pukul dari logam, perunggu, atau besi, berbentuk bundar
- tambua
- tam.bua n alat musik pukul, berbentuk bundar, terbuat dari kulit yang diberi berbingkai; tambur
- tarambau
- ta.ram.bau v terjatuh: kudo bendi itu ~ masuak banda, kuda itu jatuh masuk selokan; bajak patah kudo ~, pb ditimpa kemalangan beruntun
- taraok
- ta.ra.ok v (jatuh) tertelungkup: inyo jatuah ~ dari ateh janjang, dia jatuh tertelungkup dari tangga
- tasialia
- ta.si.a.lia v hampir jatuh tergelincir: inyo ~ manuruni lurah, dia hampir jatuh tergelincir ketika menuruni lurah
- tasungkua
- ta.sung.kua v jatuh terjerembap dengan posisi kepala menunduk ke tanah
- tatilantang
- ta.ti.lan.tang v tertelentang: adiak tadi jatuah ~, adik tadi jatuh tertelentang; tatungkuik samo makan tanah, ~ samo minum aia, pb senasib sepenanggungan
- tatunggik
- ta.tung.gik v 1 tidak sengaja menunggik; terjungkir: jatuah ~, jatuh tertunggik
- tikuak
- ti.kuak n nama permainan dengan cara melempar dan menangkap batu (permainan anak gadis)
- timua
- ti.mua n timur
U
- ujuang
- u.juang 1 n bagian penghabisan dari suatu benda (yang panjang): basimpang di ujuang jalan, ada persimpangan di ujung jalan; 2 bagian barang yang diruncingkan (lancip, tajam, dsb); puncak: ujuang jari tunjuaknyo taantak duri, ujung jari telunjuknya tertusuk duri; 3 bagian darat yang menjorok (jauh) ke laut; 4 (bagian) akhir (pembicaraan, percakapan, tahun, dsb): ujuang keceknyo nak mintak tambah gaji juo, ujung pembicaraannya hendak meminta kenaikan gaji; 5 ki maksud dan tujuan (perkataan, dsb): ambo lai mangarati apo ujuangnyo mangecek takah tu, saya mengerti tujuannya berbicara demikian
- ulak
- 1u.lak n hilir; sebelah hilir: ka mudiak tantu ulunyo, ka ulak tantu muaronyo, ke mudik tentu hulunya, ke hilir tentu muaranya
2u.lak n olak; pusaran air: lah karam biduak dek ulak muaro, perahu tenggelam karena pusaran air muara
- uleh
- u.leh /uléh/ n bagian buah-buahan (jeruk, durian, dsb) yang berbentuk ruang atau petak-petak (mudah dilepas atau dibuka dari bulatan buahnya); pangsa: inyo makan limau tigo uleh, dia memakan tiga ulas jeruk;
- utaro
- u.ta.ro n utara: bateh sabalah utaro, batas sebelah utara
